Hidroponik : Cara Menanam Mentimun Dengan Sistem DFT (Deep Flow Technique)
Cara Menanam Mentimun Dengan Sistem DFT (Deep Flow Technique)–
Mentimun,Timun atau Ketimun ( Cucumis sativus L) merupakan tumbuhan yang berasal dari suku Cucurbitaceae atau
labu-labuan yang menghasilkan buah yang
bisa dimakan. Tumbuhan timun hidup merambat dan bila tanaman ini sudah berbunga
dan berbuah maka tumbuhannya akan mati
atau dapat disebutkan mentimun merupakantanaman semusim. Buah
mentimun memiliki bentuk buah
memanjang dengan warna hijau dengan garis putih kekuning-kuningan ketika masih muda dan akan berwarna lebih hijau hingga putih ketika semakin tua umur buahnya.
| youtube.com |
Klasifikasi Ilmiah Mentimun
Kerajaan: PlantaeDivisi: MagnoliophytaKelas: MagnoliopsidaOrdo: CucurbitalesFamili: CucurbitaceaeGenus: CucumisSpesies: Cucumis sativus L
Buah mentimun mempunyai guna mengawal kesehatan tulang, menjaga kesehatan kulit, mencegah penyakit kanker,
mengendalikan tekanan darah, mengandung antioksidan dan mengurangi resiko penyakit jantung. Di samping itu, dalam buah mentimun memiliki kandungan vitamin A, C, E
dan K.
Banyak orang yang menyukai buah
mentimun ini sebagai lalapan atau dijadikan petisan/rujak dan permintaannya cukup tinggi sampai-sampai tidak tidak
banyak orang yang mencoba peruntungan
dengan menanam mentimun ini. Nah
kali ini kamu akan merundingkan tentang kiat Menanam timun atau mentimun
dengan sistem hidroponik DFT (Deep Flow Technique).
Sistem DFT merupakan sistem
dalam hidroponik yang menggunakan sirkulasi
nutrisi 24 jam dengan membuat genangan sangat tidak ¼ dari pipa. Genangan
ini bermanfaat supaya akar tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup dan bila terjadi listrik padam akar tanaman akan tetap
mengejar suplay nutrisi.
Hidroponik : Cara Menanam Timun Dengan Sistem DFT (Deep Flow Technique)
Persemaian Benih Timun
Setelah dipilih benih yang memiliki kualitas yang unggul, sehat,
bersih serta tahan penyakit dan bersih. Di
samping itu, siapkan media semai yang sesuai seperti rockwool. Lakukan
penyemaian benih ke
rockwool yang telah dilubangi setelah semua siap, dan dijaga kelembabannya setiap hari. Letakkan semaian pada tempat yang cukup cahaya untuk mempercepat
proses perkecambahannya. Hindari letakkan semaian di tempat yang tidak lumayan
cahaya atau gelap karena akan menyebabkan semaian menikmati etiolasi.
Pindah Tanam Timun Ke Media Tanam Hidroponik
Setelah bibit timun memiliki daun
sejati 3-5 daun dan batang bibit yang
sudah kokoh maka bibit timun
dapat dipindah tanamkan. Pindahkan bibit ke netpot yang sudah diberi kain flanel dan diletakkan di instalasi DFT. Jarak
tanam yang digunakan untuk bibit
mentimun merupakan 20-25 cm.
Saat pindah tanam bibit sudah mulai
diaplikasikan nutrisi AB Mix. Sebaiknya pemindahan tanaman timun dilakukan pagi
atau sore hari ketika situasi sejuk.
Pemberian Nutrisi Hidroponik Timun
Pemberian nutrisi untuk mentimun dilakukan mulai dari tahap pindah tanam hingga panen. Nutrisi yang digunakan untuk mentimun merupakan nutrisi AB Mix khusus sayuran buah. Saat pindah
tanam nutrisi di berikan 700-800
ppm. Selanjutnya, nutrisi hidroponik dapat ditingkatkan menjadi 1000-1700 ppm. Cek nutrisi dapat dilaksanakan dengan menggunakan TDS Meter untuk mengetahui apakah ppm sudah sesuai dengan kebutuhan tanaman.
Pemeliharaan Timun Hidroponik
Pemeliharaan tanaman mentimun
hidroponik yang dapat dilakukan diantaranya yaitu cek nutrisi, cek pH, cek kondisi tanaman dan cek
kondisi lingkungan tanaman. Cek pH dapat memakai pH meter, pH yang
sesuai untuk mentimun sekitar 5,5-6,0.
Cek kondisi tanaman dapat dilaksanakan dengan menyaksikan jasmani tumbuhan apakah ada gejala abnormal dalam pertumbuhannya.
Cek lingkungan berfungsi untuk menonton OPT yang ada dalam pertumbuhan tanaman. Saat bibit yang dilakukan pindah tanam
sudah tumbuh lebih banyak dapat
dipasangkan tali ajir supaya tumbuhan tidak
roboh dan tumbuh ke atas.
Masa Panen Timun Hidroponik
Panen timun dilakukan saat tanaman mentimun berumur sekitar 60-90 hari. Mentimun bisa dipanen hingga 2 kali panen,
setelah panen kesatu bisa tetap
dialiri nutrisi untuk melanjutkan
panen kedua. Ciri-ciri mentimun yang siap panen yaitu ukuran yang dikira
cukup besar dan memiliki warna
hijau yang mengkilap.
Demikian tulisan mengenai “Hidroponik
: Cara Menanam Mentimun Dengan Sistem DFT (Deep Flow Technique)“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti tulisan
kami berikutnya. Sampai jumpa
Comments
Post a Comment